Wednesday, May 28, 2008

Meredam Jeritan dan Kejutan


Karya: Yohanes Manhitu

Belakangan ini jeritan jadi soal lumrah
Dan kejutan pun bukan hal yang jarang.
Bila sempat kauselusuri jalan-jalan sepi
Suara-suara itu lebih nyaring kaudengar.

Jika bilik hatimu masih cukup longgar
Dan tak kauberi tembok kedap suara,
Dari segala penjuru bumi kautangkap
Jeritan yang tak mesti menjadi kejutan.

Ini bukan pekikan karena hadiah besar
Dari lotre asing di kotak berita e-mail,
Juga bukan karena ada hibah anonim.
Ini jeritan karena ulah harga melonjak.

Beramai-ramai kita mencari penawar
Untuk meredam jeritan dan kejutan.
Namun kini tampaknya gelombang
Jeritan kian ramai menerjang kita.

Yogyakarta, 3 April 2008
.
Pos Kupang Minggu, 11 Mei 2008, halaman 6

No comments: