Monday, July 31, 2017

Eni Winarti dan Kamus Portugis-Indonesia, Indonesia-Portugis di Jakarta

Foto: Dari dinding Facebook Eni Winarti
 
Tabik! Akhirnya Dik Eni Winarti yang pernah menghubungi saya dari Hongkong untuk membeli "Kamus Portugis-Indonesia, Indonesia-Portugis" (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 14 Desember 2015) telah memperoleh kamus itu di sebuah toko buku Gramedia di Jakarta ketika sedang berlibur di Tanah Air. Terima kasih ya, Dik Eni. Semoga kamus tersebut bermanfaat sebesar-besarnya. Selamat belajar dan salam sukses ya!

Mantan Patriark Gereja Katolik Yunani Melkit


Foto: https://unipio.org
Gregorius III Laham (nama kecil: Lutfy Laham; lahir 15 Desember 1933 di Darayya, Suriah), mantan pemimpin (patriark) Gereja Katolik Yunani Melkit (29 November 2000 – 6 Mei 2017). Ia berbicara bahasa Arab, Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Yunani, Italia dan Latin. Informasi selengkapnya terdapat di Wikipedia. ✍️

Biasanya saya menjawab seadanya saja

Foto: Album Facebook Unû Ruben Paineon

"Saya sering mendapat pertanyaan tentang bagaimana harus menulis, memulai dari mana, menulis tentang apa dan sebagainya. Biasanya saya menjawab seadanya saja berdasarkan pengalaman saya. Saya mengatakan ‘menjawab seadanya saja’, karena memang tak mungkin saya harus menjelaskan tentang niat, motivasi, visi dan misi dan sebagainya. Itu sebuah diskusi yang panjang. Saya juga tidak harus menjelaskan tentang hal-hal mendasar lainnya seperti situasi seperti mood-tidak mood; ada rokok-tidak ada rokok; kenyang atau lapar; jatuh cinta atau putus cinta dan lain sebagainya."  ---Ruben Paineon, novelis Indonesia dari Timor Barat, NTT (Kutipan dari blog pribadinya). Karya-karyanya adalah novel "Unu" (2009) dan "Benang Merah" (2015).

Jangan mendahului tikungan tajam

Foto: Yanto Punk; Grup BiinmaffoNews@Yahoo.Com

Perhatikan tulisan di foto ini. Jika kurang cermat, tulisan itu bisa dikira terdiri atas dua kalimat, yaitu "Jangan mendahului tikungan tajam" (Ada orang yang lagi berpacu dengan tikungan tajam) dan "Valentino Rossi pernah jatuh disini".😂 Pengguna bahasa Indonesia yang cermat tahu kesalahan gramatika dan ejaan tulisan di foto ini serta koreksinya. Selamat ngopi!

Belajar hingga dapat menggunakan banyak bahasa itu mungkin ....

Gambar: www.google.com

Tânoinâ talantea hit nabè’i tpaek uabe namfau nane nabè’ kalu tmuî motivasi mâtanê ma tmeup tamép, tpaek lalan atomas. (Uab Metô/Dawan)
---------
Belajar hingga dapat menggunakan banyak bahasa itu mungkin jika kita mempunyai motivasi yang kuat dan berusaha keras dengan menggunakan cara yang tepat. (Bahasa Indonesia)
---------
Aprende to’o ita bele uza lian barak, ne’e bele se ita soi motivasaun be forte no halo esforzu be maka’as, ho uza métodu be loos. (Tetun Nasionál)
---------
To learn until we are capable of using a lot of languages is possible if we have strong motivation and make hard efforts by using appropriate methods. (English)
---------
Apprendre jusqu’on est capable d’utiliser beaucoup de langues est possible si on a de motivation forte, fait beaucoup d’efforts en utilisant des méthodes appropriés. (Français)
---------
Aprender hasta que seamos capaces de usar muchos idiomas es posible si tenemos motivo fuerte y hacemos muchos esfuerzos utilizando métodos apropiados. (Español)
---------
Lerni ĝis ni kapablas uzi multajn lingvojn estas ebla se ni havas fortan motivadon, faras multajn penojn, uzante taŭgajn metodojn. (Esperanto​)

Tanggapan positif dari para pembaca "dunia luar"

Gambar: www.google.com

Senang ketika melihat tanggapan positif dari para pembaca "dunia luar" bagi puisi-puisi yang saya tulis langsung (bukan terjemahan!) dalam bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Portugis, dan Esperanto. Ini adalah bahasa-bahasa asing yang sering saya pakai untuk menulis puisi selain bahasa Indonesia, Dawan, Tetun Resmi, dan Melayu Kupang. Ya, masih perlu lebih banyak belajar untuk menulis lebih baik. Tulislah (puisi) dalam bahasa apa pun, termasuk bahasa daerah. Yang terpenting adalah pesan yang disampaikan lewat karya yang dihasilkan. Nikmati saja proses berkarya dan berbagi. Salam sastra!