Monday, August 31, 2009

Halilulik


Untuk Redemptus Oliver Hale

Di jalan ke pantai selatan,
tempat ombak Laut Timor berlabuh,
kau kutemukan dalam perjalanan
menelusuri jejak dalam sejarah.

Kini kau tak asing lagi bagiku
karena dingin dan panasmu
telah silih-berganti menemaniku
selama dua malam penuh kisah.

Di urat nadimu darahku mengalir
lestari bersama Zaitun seribu musim
yang ditanam dan disiram selalu
pun dipupuk dengan sejuta kasih.

Halilulik, 13 Agustus 2009

No comments: