Wednesday, April 30, 2008

Menanti Jawaban Tak Kunjung Tiba


Karya: Yohanes Manhitu

Tergodaku untuk bersoal dalam hati kecil
Tentang hal-hal besar di raut wajah kerdil
Dan juga soal kecil di wajah tampak besar
Kendati tiada harapan akan jawaban pasti.

Akhir-akhir ini kumulai bisa menyadari fakta
Bahwa tak setiap pertanyaan akan dijawab.
Orang suka membisu terhadap tanda tanya
Sebab nyaman dengan sebaris tanda seru.

Sebenarnya terlalu banyak hal yang patut,
Yang ingin kutanyakan kepada penjawab.
Tentu ia bukan mesin penjawab telepon,
Walau pesawat pasti jauh lebih spontan.

Konon telah lama ada mesin penjawab
Dengan piranti prabayar produksi lokal.
Makin lancar tunai makin cepat layanan.
Bila pertanyaan sulit harga pun melangit.

Pada akhirnya kusadari kenyataan terkini:
Perlu antre untuk dapatkan satu jawaban
Dan itu belum tentu adalah jawaban pasti.
Bisa jadi akan ciptakan pertanyaan baru.


Yogyakarta, 1 April 2008

No comments: