Saturday, May 19, 2007

Peziarah Menyambut Pagi


Setiap hari baru adalah sehelai sutra indah
bagi sulaman yang belum berujung,
karena kita masih terus menyulam.
Seiring dengan terbitnya mentari di ufuk timur
dan kicauan burung-burung fajar,
mari kita menengadah dan panjatkan syukur
atas detik-detik baru yang patut kita lewatkan
dengan senyum seorang peziarah yang tak kenal lelah.
Jalan masih panjang dan masih banyak karang
yang siap menerjang di tebing-tebing terjal.


(Yohanes Manhitu)

No comments: