
Foto: https://pixabay.com
Puisi Dwibahasa: Indonesia-Tetun Resmi*
MENGAWALI LANGKAH DALAM TAHUN BARUPenulis & penerjemah: Yohanes Manhitu
Seperti biasa pada tahun-tahun silam,
kita awali langkah dalam tahun baru ini
dengan harapan akan sebuah hidup baru
yang senantiasa penuh kesehatan nan baik.
Kita banyak belajar dari tahun-tahun silam
supaya sanggup hidup baik dalam tahun ini.
Dan kita mesti berhasil menanam benih apik
agar memanen gembira di tahun depan.
Mengawali langkah dalam tahun baru ini,
kita menengadah ke langit dan memohon,
dan lantas menatap ke depan dengan yakin
bahwa impian-impian ‘kan menjadi nyata.
Kefa, Timor, Indonesia, Januari 2010
-------------------------------------
Versi asli (berbahasa Tetun Resmi)
HAHÚ HAKAT IHA TINAN FOUN
Hakerek-na'in: Yohanes Manhitu
Hanesan baibain iha tinan kotuk sira,
ita hahú hakat iha tinan foun ne’e
ho esperansa ba moris foun ida
be nakonu ho saúde-di’ak nafatin.
Ita aprende barak hosi tinan kotuk
atubele moris di’ak iha tinan ohin.
No ita tenke konsege kuda fini di’ak
atubele ku’u ho ksolok iha tinan oin.
Hahú hakat iha tinan foun ida-ne’e,
ita hateke ba lalehan no harohan,
no hafoin hateke ba oin ho fiar
katak mehi sira sei sai realidade.
Kefa, Timór, fulan-Janeiru 2010
---------------------------------
*) Puisi Tetun Resmi/Nasional ini telah terbit di "Jornál Semanál Matadalan” di Dili, Timor-Leste (Edisi 28, 27 Januari–2 Februari 2014) dan buku "LIRIK SANTALUM: Kumpulan Puisi Dawan dan Tetun dengan Terjemahan Indonesia" (Yogyakarta: Penerbit Diandra Kreatif, Mei 2019; hlm. 208-209), yang ditulis dan diterjemahkan sendiri oleh Yohanes Manhitu. Selamat Tahun Baru dan salam sastra! 💖
