Sunday, August 23, 2026

BAIT-BAIT DI ANGKRINGAN

Foto: Yohanes Manhitu (2026)

Oleh: Yohanes Manhitu

Senja telah ucap kata pisah
di pinggir sawah kemarau ini.
Di angkringan yang cukup sepi,
asap dari gelas dan jua obrolan
mengisi ruang kehadiran insani.

Di belakangku, Gunung Kalong
dengan wihara nan menjulang.
Di depanku, Gunung Ungaran
bermantelkan kabut malam.
Di sini, angin beralun pelan.

Secangkir cappuccino panas
telah mendermakan rasanya.
Irama gitar klasik dari ponsel
menyatu dengan nada malam,
menemani lahirnya setiap bait.

Di mana pun di kolong langit ini,
tak terkecuali di angkringan kecil
pada hari terakhir bulan ketujuh,
kata-kata masih temukan ruang
'tuk tercatat dan tetap bersemi.

Susukan, Ungaran, 31 Juli 2026

Monday, August 17, 2026

BUKAN BANGSA YANG BARU AKIL BALIG

Foto: Jepretan penulis

Oleh: Yohanes Manhitu

Hari ini, delapan puluh satu tahun sudah
belenggu penjajahan dapat dipatahkan
dengan proklamasi dan berkibar nyata
sang merah putih di langit ibu pertiwi.

Hari ini, delapan puluh satu tahun sudah
perjuangan di seluruh tanah air tercinta
memetik buahnya dengan derai air mata
dan kabar merdeka itu dikumandangkan.

Tak terhitung jumlah mereka yang mati,
tak terbilang jua berapa yang berkorban,
demi satu peristiwa yang dinanti-nanti:
proklamasi sebuah bangsa merdeka.

Kepada mereka yang telah berjuang
dan kini terbaring, dikenal atau tidak,
terima kasih tak terhingga kita ucapkan. 
Kiranya jasa mereka tak ditelan kelupaan.

Bangsa ini telah lama menghirup udara bebas:
udara kemerdekaan sebuah bangsa berdaulat.
Namun, tantangan masih datang silih berganti.
Semoga semangat juangnya tak pernah pudar.

Perlombaan dan upacara bendera itu penting
diadakan saban tahun di seluruh tanah air ini.
Tapi, semangat untuk mengisi kemerdekaan
dengan kerja nyata, itu bukti insan merdeka.

Memang, sekarang kita bukan lagi inlander.
Kita adalah pemilik dan pewaris bangsa ini.
Kiranya rasa cinta tanah air terus bersemi
dan bahu kuat memikul tanggung jawab.

Kita bukan bangsa yang baru akil balig.
Ini sudah sebuah negeri yang matang.
Berjuanglah kita untuk berdiri kokoh
dan terus berdaulat di segala abad.

Ungaran, Senin, 17 Agustus 2026

EMPAT KUATREN UNTUK MENYONGSONG HUT KEMERDEKAAN RI TAHUN INI (Yohanes Manhitu; Perumahan Cemara, Ungaran, 16 Agustus 2026)

Foto: Jepretan penulis

JALAN SEHAT KEMERDEKAAN

Berhimpun warga perumahan
penuh semangat merah putih.
Pagi, berjalan sehat bersama
songsong Hari Kemerdekaan.

Perum Cemara, Susukan,
Ungaran, 16 Agustus 2026
------------------------------

JALAN PANJANG MERAH PUTIH

Di jalan panjang perumahan ini,
merah putih jadi corak utama.
Di wajah-wajah penuh ceria,
terlukis harapan hari esok.

Perum Cemara, Susukan,
Ungaran, 16 Agustus 2026
-----------------------------

JOGET RIA KEBINEKAAN

Di bawah tenda sukacita
selepas jalan sehat pagi,
atraksi joget aneka gaya:
kebinekaan selera insani.

Perum Cemara, Susukan,
Ungaran, 16 Agustus 2026
----------------------------

MALAM PENUH SYUKUR

Warga berlapis usia hadir
dalam suasana kaya rasa
jelang hari terlepasnya
rantai kuasa penjajah.

Perum Cemara, Susukan,
Ungaran, 16-08-2026

Thursday, August 6, 2026

BUKU PERCAKAPAN "MULTLINGVA FRAZLIBRO" DI KOTA GRAZ, AUSTRIA, DALAM RANGKA KONGRES ESPERANTO SEDUNIA (1-8 AGUSTUS 2026)




Kabar gembira! Buku saya yang berjudul Multlingva Frazlibro (reviziita kaj pligrandigita eldono) diikutkan dalam libroservo (pameran dan penjualan buku-buku Esperanto) yang diadakan dalam rangka La 111-a Universala Kongreso de Esperanto (UK 2026) (Kongres Universal Esperanto ke-111, 2026) yang diselenggarakan dari tanggal 1 hingga 8 Agustus 2026 di kota Graz, Austria. Kongres tahunan itu bertemakan Volontulado en la servo al daŭripova evoluigo (Kerelawanan dalam pelayanan bagi pembangunan berkelanjutan).

Sebagai informasi, Multlingva Frazlibro (reviziita kaj pligrandigita eldono adalah buku percakapan tematik dalam 10 bahasa (Esperanto, Indonesia, Dawan, Tetun Resmi, Melayu Kupang, Inggris, Prancis, Spanyol, Portugis, dan Italia). Buku tersebut terbit di Antwerpen, Belgia, pada tanggal 15 Juni 2021 dan adalah edisi revisi dan perluasan dari buku berjudul sama yang diterbitkan Universala Esperanto-Asocio (UEA; Asosiasi Esperanto Sedunia) di Rotterdam, Belanda, pada tahun 2009. Edisi lama mencakup 9 bahasa, kecuali bahasa Italia. Buku baru ini mencakup 38 tema percakapan dalam berbagai situasi.
Terima kasih banyak kepada penulis dan Esperantis Heidi Goes atas informasi dan foto-foto yang dikirim kepada saya dari Graz. Semoga kongres tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Mi deziras al vi bonan kongreson en Graz! Koran dankon pro via atento kaj helpo!
Foto-foto dari Libroservo di Graz: Heidi Goes (3 Agustus 2026); foto sampul buku: Lode Van de Velde (Juni 2021)