Monday, August 1, 2016

Dua puisi Esperanto saya di edisi ke-277 buletin sastra "Vesperto" (Hungaria, Juni 2015)

Foto: Cuplikan dari "Vesperto" edisi 277 (Juni 2015)

Salah satu keuntungan menulis, terutama sastra, adalah kita dapat menyapa pembaca di banyak tempat. Peluang dan jangkauan berbagi ini menjadi lebih luas, terlebih di zaman siber ini, jika tulisan dapat menjangkau para pembaca di berbagai negara dalam bahasa yang mereka mengerti. Dalam hal ini, karya bisa ditulis secara langsung dalam atau diterjemahkan ke bahasa asing. Begitulah! Tidak sedikit media di luar sana yang bisa menerbitkan tulisan-tulisan kita.

Buletin sastra Vesperto yang terbit di Hungaria adalah salah satu media yang menerbitkan beberapa puisi Esperanto asli saya pada awal kepenulisan saya dalam bahasa hebat ini (sejak 2006). Media sastra lain yang menerbitkan puisi (dan esai) Esperanto saya adalah Beletra Almanako (New York, AS), La Karavelo (Portugal), Esperanto en Azio (Jepang), dan Sennaciulo (Prancis). Semoga daftar media Esperanto ini bisa bertambah.

Sejumlah puisi Esperanto saya dikutip tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, tetapi dicantumkan di media dengan nama penulis dan sumber yang jelas. Bagi saya, itu tidak menjadi masalah. Ini bukan plagiat kok! Saya baru tahu, setelah melacak di internet, bahwa ternyata pada edisinya yang ke-277 (Juni 2015), buletin Vesperto memuat dua puisi Esperanto yang saya terjemahan sendiri dari puisi-puisi Dawan saya: SCIA FLUO NEHALTIGITA (dari HINE IN SAIN KAÄTUÄS) dan SUFERA FRUKTO (dari SUTAISE IN FUAN).

Salam mesra dan salam sastra bagi para penikmat sastra.

No comments: